Jangan sampai lengah, ini 5 gejala kanker usus besar

Jangan sampai lengah, ini 5 gejala kanker usus besar

1. Berat badan turun

Menurut Kisiel, tumor dapat menyebabkan Anda kehilangan nafsu makan hingga mengubah metabolisme tubuh. Keadaan ini kemudian membuat tubuh Anda kekurangan sejumlah nutrisi, sehingga penurunan berat badan kerap terjadi tanpa disadari.

2. Perdarahan rektum

Perdarahan yang terjadi menyebabkan tinja berwarna lebih gelap. Ini karena darah tersebut telah diproses oleh saluran pencernaan, sehingga turut memengaruhi warna feses yang dikeluarkan penderita kanker usus besar.

3. Susah buang air besar

Kisiel mengutarakan bahwa tumor yang terbentuk dapat menyumbat saluran cerna, sehingga penderita akan kesulitan untuk buang air besar. Akibat keadaan ini, tinja mesti keluar dengan susah payah, dengan bentuk yang lebih pipih.

4. Sakit perut

Jika Anda kerap merasakan sakit perut saat hendak buang air besar, ditambah dengan peningkatkan intensitas buang angin, bisa hal tersebut merupakan tanda dari kanker usus besar.

5. Pencegahan

Kanker usus besar merupakan salah satu penyakit paling berbahaya yang dapat merenggut nyawa. Anda dianjurkan untuk melakukan tindakan pencegahan sekarang juga.

 

6 Aktivitas sehat yang aman dilakukan meskipun perut masih kosong

6 Aktivitas sehat yang aman dilakukan meskipun perut masih kosong

Minum air

Minumlah satu atau dua gelas air saat Anda bangun tidur. Saat perut kosong, hal ini akan mengaktifkan ginjal yang bertugas membuang racun dari tubuh. Aktivitas usus juga memperbaiki proses pencernaan dan meringankan sembelit.

Makan buah

Makan buah saat perut kosong adalah kebiasaan yang sehat karena membutuhkan sedikit energi untuk mencernanya. Selain itu, buah juga membantu membersihkan tubuh.

Mendengarkan musik yang menenangkan

Jika Anda ingin mempersiapkan pikiran untuk hari yang diisi dengan energi positif, dengarkanlah musik klasik atau meditasi. Musik yang rileks baik dalam menenangkan pikiran, mengatur detak jantung, dan mengendalikan pernapasan.

Peregangan

Setelah tubuh beristirahat selama delapan jam, Anda harus bergerak dengan perlahan. Cara terbaik untuk lebih aktif adalah melakukan peregangan selama beberapa menit.Ini akan membantu melonggarkan otot dan melumasi sendi untuk mencegah nyeri otot di siang hari. Ingatlah, untuk melakukan gerakan yang lembut dan terkendali untuk mencegah cedera.

Yoga

Latihan yoga tidak harus dilakukan setelah makan. Anda bisa melakukannya dengan perut kosong. Hal ini karena tubuh lebih ringan, bersih, dan mampu membuat konsentrasi terfokus pada aktivitas.

Latihan kardiovaskular

Berjalan atau joging ringan saat bangun tidur baik untuk tubuh Anda. Ini membantu menghangatkan tubuh, melepaskan energi, dan membakar lemak.

Cara Membangun Rumah Tangga Agar Tetap Harmonis

Cara Membangun Rumah Tangga Agar Tetap Harmonis

1. Menerima kelebihan dan kekurangan pasangan

Tidak ada manusia yang sempurna, begitu pun diri kita dan pasangan kita. Alangkah tidak adilnya bila kita hanya menerima sisi positif pasangan dan menolak sisi negatifnya.Penerimaan kita terhadap kekurangan pasangan akan meredam ketegangan yang kerap muncul dalam pernikahan. Sering-seringlah mengingat kelebihan pasangan, agar kita bisa senantiasa menghidupkan rasa cinta dalam hati dan meminimalisir pertengkaran.

2. Memaafkan dan melupakan kesalahan pasangan di masa lalu

Tidak ada manusia yang luput dari kesalahan, baik kesalahan kecil maupun besar. Memaafkan dan melupakan kesalahan pasangan di masa lalu bukanlah hal yang mudah.Namun bila kita telah berkomitmen untuk mempertahankan pernikahan, maka memaafkan dan melupakan kesalahan pasangan merupakan salah satu jalan untuk membina keluarga harmonis.

3. Jalin komunikasi

Banyak sekali pernikahan yang berakhir hanya karena kita lalai menjaga kehangatan komunikasi. Di masa sekarang, fasilitas internet memudahkan kita berinteraksi dengan berbagai orang, termasuk dengan orang-orang di masa lalu. Akibatnya, kita sering lupa menjalin komunikasi dengan pasangan.Tanpa komunikasi kita tak mungkin bisa memahami pasangan dengan baik. Akhirnya hubungan kita semakin renggang, bahkan menjadi asing satu sama lain.Maka bila ingin membangun keluarga harmonis, redamlah ego, dan mulailah sapalah dia. Ini memang berat pada mulanya, tetapi efektif untuk menyatukan hati.Tanpa komunikasi kita tak akan bisa menyentuh hatinya dan memahami persoalan yang membelenggu dirinya.

4. Meminta maaf terlebih dahulu

    Merasa diri paling benar dan sikap menyalahkan pasangan adalah jalan termudah untuk mengakhiri sebuah pernikahan. Kita bisa merancang semua alasan untuk membenarkan sikap kita.Namun tahukah, si Dia pun memiliki sejuta alasan untuk mempertahankan egonya. Lantas, demi komitmen untuk menciptakan keluarga harmonis, mengapa tidak jika kita yang meminta maaf terlebih dahulu?